Blok B Jl.Griya Pinang Asri No.197 A

Kota Tangerang, Banten 15145 Indonesia

Telepon

(+62) 852-07 888 789

Jam Buka

07:00 s/d 17:00

Cara Merawat Kusen Upvc Agar Tetap Awet

Blog
cara-merawat-kusen-upvc-agar-tetap-awet

Cara Merawat Kusen UPVC agar Tetap Awet dan Bersih

Kusen jendela dan pintu sering terkena debu, cipratan air, serta perubahan cuaca. Walaupun UPVC dikenal praktis dalam perawatan, permukaannya dan komponen pendukungnya tetap perlu dijaga agar tampil bersih dan berfungsi dengan baik.

Cara merawat kusen UPVC tidak harus rumit. Pembersihan secara berkala, penggunaan bahan yang tepat, dan pemeriksaan engsel serta sistem penguncian dapat membantu menjaga kondisi pintu dan jendela dalam pemakaian sehari-hari.

1. Bersihkan Permukaan dengan Kain Lembut

Debu yang menumpuk dapat membuat kusen terlihat kusam. Bersihkan permukaan menggunakan kain lembut atau spons yang dibasahi air. Jika diperlukan, gunakan sabun lembut yang sesuai untuk permukaan UPVC, kemudian lap kembali hingga bersih.

Hindari menggosok terlalu keras menggunakan sikat kasar atau bahan abrasif karena dapat meninggalkan goresan. Sebelum memakai cairan pembersih baru, periksa petunjuk produsen dan uji pada bagian kecil yang tidak mencolok.

2. Hindari Bahan Kimia yang Terlalu Keras

Tidak semua cairan pembersih cocok untuk kusen UPVC. Pelarut kuat, cairan abrasif, atau bahan kimia yang tidak direkomendasikan dapat memengaruhi tampilan permukaan maupun komponen di sekitarnya.

Untuk perawatan rutin, mulai dari air dan kain lembut. Jika noda sulit dihilangkan, pilih produk pembersih yang secara jelas dinyatakan aman untuk UPVC dan ikuti petunjuk pemakaiannya.

Baca juga:  Distributor Kusen UPVC Pemasangan Cepat di Banten 085207888789

3. Bersihkan Sudut dan Jalur Drainase

Bagian sudut kusen dan jalur drainase sering luput saat dibersihkan. Debu, daun kecil, atau kotoran yang menumpuk dapat menghambat aliran air pada bagian yang memang dirancang untuk mengalirkannya.

Periksa area tersebut secara berkala dan singkirkan kotoran dengan hati-hati. Jangan menutup lubang drainase atau memasukkan benda tajam ke dalamnya karena dapat merusak komponen.

4. Periksa Engsel, Handle, dan Kunci

Kusen yang terawat tetap membutuhkan komponen pendukung yang berfungsi baik. Cobalah membuka dan menutup pintu atau jendela secara normal. Perhatikan apakah gerakannya lancar, handle terasa kokoh, dan kunci dapat digunakan tanpa dipaksa.

Jika engsel berbunyi, handle longgar, atau daun pintu mulai bergesekan, cari penyebabnya sebelum masalah bertambah. Pelumasan hanya perlu dilakukan bila sesuai dengan petunjuk produsen dan menggunakan pelumas yang direkomendasikan untuk komponennya.

Jangan memaksa handle atau kunci yang macet. Jika penyesuaian diperlukan, hubungi teknisi yang memahami sistem pintu dan jendela UPVC.

5. Jaga Kusen dari Benturan dan Beban Berlebih

Hindari membanting pintu atau jendela dan jangan menggantungkan beban tambahan pada handle. Benturan berulang dapat memengaruhi engsel, pengunci, atau keselarasan daun pintu.

Saat memindahkan perabot atau melakukan renovasi, lindungi kusen agar tidak tergores alat maupun terkena material bangunan. Sisa semen, cat, atau perekat sebaiknya dibersihkan dengan cara yang sesuai, bukan dikerik menggunakan benda tajam.

6. Perhatikan Kondisi di Sekitar Kusen

Jika kusen berada di area yang sering terkena hujan atau debu, bersihkan lebih rutin sesuai kondisi lingkungan. Periksa pula sambungan antara kusen dan dinding apabila terlihat celah, perubahan pada sealant, atau tanda air masuk.

Jangan langsung menutup celah dengan bahan apa pun sebelum mengetahui penyebabnya. Kebocoran dapat berkaitan dengan sambungan, pemasangan, drainase, atau bagian lain di sekitar jendela dan pintu.

Baca juga:  Supplier Kusen Upvc Jakarta

7. Buat Jadwal Pemeriksaan Sederhana

Agar perawatan tidak terlewat, jadwalkan pemeriksaan berdasarkan tingkat penggunaan dan kondisi lingkungan. Sebagai panduan praktis, Anda dapat membersihkan permukaan saat terlihat kotor dan memeriksa engsel, handle, pengunci, serta jalur drainase secara berkala.

Untuk rumah di Jakarta, termasuk kawasan Cengkareng, Tebet, atau Kelapa Gading, frekuensi pembersihan dapat disesuaikan dengan paparan debu, hujan, dan aktivitas di sekitar bangunan. Tidak perlu memakai bahan pembersih kuat setiap kali membersihkan; cara sederhana yang sesuai petunjuk produk umumnya menjadi langkah awal yang lebih aman.

Kapan Kusen UPVC Perlu Diperiksa Teknisi?

Pembersihan rutin tidak menggantikan pemeriksaan teknis. Mintalah bantuan tenaga yang kompeten apabila daun pintu atau jendela sulit ditutup, kunci tidak bekerja normal, terdapat kebocoran berulang, atau kusen tampak berubah posisi.

Sampaikan gejala yang muncul dan bagian yang terdampak agar pemeriksaan lebih terarah. Hindari membongkar komponen sendiri jika belum memahami cara kerjanya.

Rawat Kusen UPVC dengan Cara yang Tepat

Perawatan kusen UPVC berfokus pada kebersihan permukaan, kelancaran komponen, dan kondisi sambungan di sekitarnya. Dengan kebiasaan sederhana tersebut, Anda dapat membantu menjaga pintu dan jendela tetap nyaman digunakan sekaligus mengenali masalah lebih awal.

Jika Anda sedang memilih produk pintu atau jendela UPVC untuk rumah maupun proyek, Conch UPVC Indonesia dapat dihubungi untuk menanyakan pilihan produk dan informasi perawatannya. Sesuaikan perawatan dengan petunjuk produk yang digunakan agar material dan komponennya tetap terjaga.

Jasa Pasang Kusen UPVC Berkualitas di Tangerang

Tags :
Share This :

Tertarik dengan Produk UPVC?

Hubungi kami melalui tombol dibawah ini untuk mulai percakapan dengan customer service kami. Dapatkan penawaran spesial khusus customer yang menghubungi kami melalui website conchUPVCIndonesia.id

Scroll to Top